Kenapa?
Kenapa selalu dengan orang yang salah?
Kenapa harus dia?
Kenapa harus sama seperti yang sebelumnya?
Kenapa harus dia?
Kenapa hati ini selalu memilih orang yang salah?
Bukan, dia bukan pilihan yang salah, tapi kesempatannya yang salah.
Bukan, bukan hanya karena jarak dan waktu yang memisahkan,
Tapi karena nyaris mustahil untuk mendapatkannya.
Memang "nyaris", tapi kesempatan yang ada hanya 0,000-sekian persen.
Memang, memang sekian persen itu bisa dimanfaatkan,
Tapi hati inilah yang terlalu pengecut untuk memanfaatkannya.
Hati yang terlalu malu untuk mengungkapkannya,
Hati yang tidak mau jujur, selalu menutupinya dengan kata-kata anonim.
Ya, hati ini memang baru bertemu dengannya.
Ya, hati ini memang sedang merindu.
Ya, hati ini memang sedang jatuh cinta pada pandangan pertama.
Tapi, kenapa harus dengan dia?
Entah apakah hati ini yang tolol
Atau memang hati ini telah ditakdirkan
Untuk selalu jatuh pada pilihan yang tidak bisa digapai.
Hati ini kangen dia
Kangen banget
Tapi pertanyannya,
Apakah dia juga merasakan hal yang sama?
Ataukah dia bahkan tidak mengingat hati ini?
Harusnya hati ini melepasnya
Membiarkan dia hanya menjadi angan
Tapi hati ini terlalu lemah untuk melakukannya
Hati ini lebih memilih untuk sakit dan menderita
Ketimbang melupakan dia yang telah memberikan sejuta senyuman
Sial,
Kenapa harus dia?
Senin, 13 Agustus 2012
Minggu, 12 Agustus 2012
Sabtu, 30 Juni 2012
28 Days
Tinggal 28 hari lagi aku bakal ninggalin Indonesia. Sumpah, nggak terasa sama sekali. Rasanya panik pas aku menyadari itu. Kenapa waktu berlalu sangat cepat?
Jujur, sampai sekarang masih nggak percaya kalau sudah benar-benar mau pergi. Masih nggak percaya, Ini beneran nih mau ke Amerika setahun? Rasanya, jalan ke Amerika itu masih panjaaaang banget, masih terasa kayak pas lagi seleksi.
Dan ketika kesadaran itu datang, aku merasakan hal yang lain. Ketakutan. Ya, ketakutan itu mulai datang, menghantam kesadaran dengan bertubi-tubi. Aku mulai merasa takut.
Gimana nanti kalau aku nggak bisa bersosialisasi disana? Gimana kalau aku dapat masalah sama hostfam? Gimana kalau ekspektasiku terlalu tinggi, dan akibatnya aku akan kecewa saat melihat kenyataan? Dan yang paling besar, siapkah aku meninggalkan semua yang ada disini?
Saat aku menyadari waktu, aku termangu di kamar. Aku melihat semua yang ada di kamarku. Tempat tidur, boneka, keadaan yang berantakan. Nanti aku akan meninggalkan semua ini dalam setahun. Rasa rindu sudah mulai muncul, dan juga rasa enggan untuk pergi meninggalkan ini semua. Biarpun itu hanya hal yang sepele, rasa takut bercampur rasa panik tetap datang. Karena aku menyadari, sebentar lagi aku akan meninggalkan comfort zone. Aku akan meninggalkan tempat dimana seumur hidup aku merasa aman, nyaman, dan terlindungi, meninggalkan semua yang kusayangi, meninggalkan hal menyenangkan yang sudah kubangun sejak masih kecil. Aku akan pergi ke unknown zone, daerah yang tak dikenal. Daerah yang tak pernah kudatangi seumur hidup, yang hanya kulihat dari televisi. Daerah dimana tak ada seorang pun yang kukenal, dengan bahasa yang asing. Singkatnya, daerah yang (menurut pemikiran bodoh dan naifku) menakutkan.
Sampai sekarang aku masih belum packing. Teman-teman yang lain sudah ada yang packing, sudah siap. Dan disini, sekarang, aku bingung banget apa yang harus dibawa, apa yang harus dimasukkan, apa yang harus kubawa untuk hostfam dan teman-teman disana. Tapi tiba-tiba aku tahu kenapa aku belum melakukannya sampai sekarang. Karena aku tahu, ketika aku melihat koper yang sudah siap, ketakutan itu akan makin bertambah. Rasa tidak siap itu tiba-tiba muncul. Melihat koper membuatku menyadari ketakutan akan waktu.
Tapi, tidak ada jalan keluar lagi. Ini sudah bukan waktunya aku bisa jadi seorang pengecut. Sudah terlalu lama dan jauh jalan yang harus kutempuh, sudah terlalu banyak perngorbanan demi mencapai apa yang sekarang aku raih. Sangat bodoh rasanya bila melepas semua ini hanya karena rasa takut semata. Countdown sudah dimulai, dan tidak ada yang bisa dilakukan untuk menghentikannya. Yang bisa kulakukan hanyalah berdamai dengannya. Memanfaatkan setiap waktu yang ada untuk meredakan ketakutan ini.
Memanfaatkan setiap waktu yang ada untuk mempersiapkan diri.
Sabtu, 26 Mei 2012
Future
Hari ini timeline Twitter sama Faebook penuh sama postingan tentang hasil SNMPTN Undangan. Yang menang banyak, yang MENANG-is juga banyak. Semuanya saling menghibur diri sendiri, bersyukur, atau memberi selamat. Dan mau nggak mau, aku jadi kepikiran tentang masa depanku sendiri. Apalagi kalau bukan : MAAK MAU KULIAH DIMANA ANAKMU INII~
Dari dulu, aku memang masih galau soal jawaban dari pertanyaan itu. Soalnya cita-citaku sendiri juga sering berubah-ubah. Maklum, masih kamseupay ababil. Nih list cita-cita :
1. Mulai dari SD dulu, awalnya pengen jadi guru.
2. Atronot. Tapi karena astronot harus bisa berenang, yasudahlah gue mundur.
3. Dokter hewan, gara-gara keseringan nonton binatang unyu di National Geographic.
4. Kameramen alam, dan penyebabnya pun sama : keseringan nonton NatGeo. 5. Kerja di Google gara-gara ngiler liat Googleplex sama suasananya. (Anjiiir, aman sentosa kayaknya kerja disana, bisa makan enak di kantornya tiap hari. #modusterselubung)
Dan sekarang, gara-gara keseringan nonton Running Man, aku pengen jadi PD aka Program Director, atau minimal kerja di SBS laah..
1. Mulai dari SD dulu, awalnya pengen jadi guru.
2. Atronot. Tapi karena astronot harus bisa berenang, yasudahlah gue mundur.
3. Dokter hewan, gara-gara keseringan nonton binatang unyu di National Geographic.
4. Kameramen alam, dan penyebabnya pun sama : keseringan nonton NatGeo. 5. Kerja di Google gara-gara ngiler liat Googleplex sama suasananya. (Anjiiir, aman sentosa kayaknya kerja disana, bisa makan enak di kantornya tiap hari. #modusterselubung)
Dan sekarang, gara-gara keseringan nonton Running Man, aku pengen jadi PD aka Program Director, atau minimal kerja di SBS laah..
Kenapa sih kepikiran buat jadi PD? Soalnya harus aku akui, Running Man itu konsep acaranya itu sederhana, tapi keren banget. Ide-ide tiap episodenya itu gila mampus, keren abis, sampai yang nonton jadi mikir, "Kok bisaaaa??!!" dan jadi speechless. Bener-bener gila itu production teamnya.
Terus, aku liat, PD-nya lah yang terjun langsung ngarahin acara, ngasih instruksi games, dan ikutan aktif, dan aku SUKA banget aktivitas kayak gitu. Tapi belakangan aku baru tau, kayaknya PDnya RM itu salah jalur, soalnya kata Kak Rahmat aka Ketika Rahmat Bertasbih, PD itu tugasnya yang ngarahin di Control Room, dan yang ngarahin ke artisnya itu FD. =="
Terus, aku liat, PD-nya lah yang terjun langsung ngarahin acara, ngasih instruksi games, dan ikutan aktif, dan aku SUKA banget aktivitas kayak gitu. Tapi belakangan aku baru tau, kayaknya PDnya RM itu salah jalur, soalnya kata Kak Rahmat aka Ketika Rahmat Bertasbih, PD itu tugasnya yang ngarahin di Control Room, dan yang ngarahin ke artisnya itu FD. =="
Dan kenapa harus di SBS? Selain gara-gara Running Man, aku juga sukaa banget sama variety show dan drama-dramanya. 49 Days, Secret Garden, Star King, semuanya dari SBS. Walaupun aku nggak tertarik sama buat drama sih, aku lebih tertarik masuk ke Entertainment Section-nya. Asik aja gitu, buat acara-acara kreatif yang bisa bikin orang senang dan ketawa. Dan acara-acara mereka memang kreatif banget, idenya orisinil.
Tapi sialnya adalah, web rercruit-nya dalam bahasa Korea, dan mau nggak mau aku harus belajar bahasa Korea. Huhu.. Tapi, aku sempet lho message @SBS_RECRUIT dan DIBALAAAS!! Gyaaa, seneng banget waktu ngebaca messagenya dibales sama tempat kerja impian! Iya tau norak, tapi kalian semua pasti ngerti kan rasanya?
Tapi sialnya adalah, web rercruit-nya dalam bahasa Korea, dan mau nggak mau aku harus belajar bahasa Korea. Huhu.. Tapi, aku sempet lho message @SBS_RECRUIT dan DIBALAAAS!! Gyaaa, seneng banget waktu ngebaca messagenya dibales sama tempat kerja impian! Iya tau norak, tapi kalian semua pasti ngerti kan rasanya?
![]() |
| Sampai gue printscreen saking bangganya.. TTvTT (tapi malu juga sih, gue nggak pake bahasa formal.. --") |
Setelah itu, aku jadi pengen ngambil broadcasting, soalnya kan pas banget sama cita-cita gue, dan pasti asyik banget kuliah Broadcasting. Tapi, kayaknya dikit banget S1 Broadcasting di Indonesia, yang ada itu D3. Dan setelah aku cari-cari info, termasuk nanya langsung kayak yang di atas, gue baru tau kalau kerja di TV itu, semua major dipersilahkan, kecuali beberapa pekerjaan spesifik. Dan setelah dipertimbangkan, aku mutusin buat berjuang di Ilmu Komunikasi UNAIR!! #plokplokplok Kenapa? Soalnya ada hubungannya sama dunia pertelevisian, dan aku juga hobi berhubungan sama orang lain. Dan kenapa di UNAIR? Soalnya emang kayaknya takdirku ngikutin kakak aku ke Surabaya.. --"
Dan sekarang tinggal masalah gimana caranya jadi calon mahasiswa baru-nya. Katanya sih, tahun depan nggak ada tertulis, tinggal Undangan sama Mandiri. Tapi nggak tau juga sih gimana tahun 2014, soalnya kan kalau aku jadi pergi, aku liburan dulu setahun, hehe. Lewat undangan, rapot mampu nggak ya jalan di tanjakan terjal kayak gitu? Secara, rangking boleh oke, tapi nilai ancur kan sama aja bo'ong. Tapi nggak ada salahnya dong memupuk harapan, haha. Selain itu juga, yang jadi ganjalan adalah orangtua. Aku masih belum yakin orangtua seratus persen dukung, karena keliatan kalau mereka pinginnya ak kuliah di kedokteran. Tapi aku mah, ogah banget jadi dokter. Seram.. =="
Yah, masa depan memang kayak lagi buka kado. Deg-degan, isinya sesuai apa yang kita inginkan atau nggak. Tapi kalaupun nggak, si pemberi kado pasti sudah mempertimbangkan apa yang kita butuhkan, yang kelak akan menjadi kado terindah buat kita. Ya nggak? =D
![]() |
| And I presented my future office, SBS-See the Bright Tomorrow |
Kamis, 16 Februari 2012
The (Long) Journey is Begin !
Yak, pendaftaran AFS akan dibuka pada bulan Maret! *plokplok Nah, buat adik-adik kelas 10 dimanapun kalian berada, persiapkan diri kalian yaa, because your long journey will start soon~ Nah, untuk tau apa sih AFS itu dan gimana cara mendaftarnya, check it out guys!
Apakah program pertukaran Bina Antarbudaya itu?
Bina Antarbudaya adalah organisasi nirlaba yang berafiliasi dengan AFS Internasional yang merupakan pelopor program pertukaran pelajar di dunia. Setiap tahun, Bina Antarbudaya mengirimkan siswa/siswi terbaik Indonesia untuk tinggal dan belajar di beberapa negara di dunia dalam program pertukaran budaya. Siswa/siswi ini dipilih melalui beberapa tahapan seleksi yang sangat kompetitif untuk memastikan bahwa pelajar yang kami kirim benar-benar yang terbaik sebagai duta Indonesia, tanpa membedakan membedakan agama, ras, suku, maupun latar belakang sosial, ekonomi. Untuk lebih lengkapnya mengenai Bina Antarbudaya, silakan kunjungi website http://bina-antarbudaya.info/
Siapakah yang boleh mendaftar untuk program ini?
Persyaratan untuk mengikuti seleksi program pertukaran pelajar yg diadakan Yayasan Bina Antarbudaya adalah:
- Siswa kelas 1 SMA/SMK/sederajat
- Sehat secara fisik dan mental
- Aktif mengikuti berbagai kegiatan baik di sekolah maupun di luar sekolah
- Mengikuti dan lulus seleksi bertahap yang diadakan oleh Bina Antarbudaya
- Mendapat ijin dari orang tua dan sekolah
Saya adalah siswa pesantren, bisakah saya berpartisipasi?
Kenapa tidak? Seluruh siswa kelas X SMU / sederajat, baik dari SMK maupun pesantren, boleh mengikuti seleksi. Tentu, apabila mendapat izin dari sekolah yang bersangkutan. It's ok man kalau kamu anak pesantren, gada yang melarang kok. Dan jangan takut! =)
Jadi kalau saya sudah kelas XI atau XII, tidak bisa mengikuti seleksi?
Sayang sekali, untuk saat ini kami hanya membuka seleksi setiap tahunnya untuk siswa/i kelas X.
Mengapa hanya mereka yang duduk di kelas X yang boleh mendaftar?
Untuk memastikan bahwa siswa/i yang dikirim merupakan duta bangsa terpilih, mereka harus mengikuti beberapa tahap seleksi di tingkat chapter, nasional, dan internasional. Setelah calon kandidat lolos dari 3 tahap seleksi di tingkat chapter, mereka juga akan diseleksi kembali di tingkat nasional. Kemudian mereka masih menunggu kepastian keberangkatan serta izin dari negara tujuan. Setelah mereka mendapat izin dan memenuhi semua persyaratan, kandidat akan menjalani tahun pertukaran pelajarnya saat ia duduk di kelas XI akhir / kelas XII awal.
Karena proses seleksi yang bertahap inilah, maka kami hanya membuka kesempatan bagi mereka yang duduk di kelas X untuk mendaftar.
Saya siswa akselerasi, boleh mendaftar? Boleh. Tapi jangan lupa isi Surat Keterangan Akselerasi ya. Surat ini hanya untuk mereka yang saat ini sedang mengikuti program akselerasi, kalau kamu aksel waktu SMP tidak perlu melampirkan surat ini
.
4. Wah, susah ya pakai seleksi. Memang tahapannya apa saja? Setiap chapter akan melakukan rangkaian proses yang sama:
- Pendaftaran
- Seleksi Tahap I: Pengetahuan Umum, Bahasa Inggris, dan Essay Bahasa Indonesia - 1 Mei 2011
- Seleksi Tahap II: Wawancara Kepribadian dan English Interview - 29 Mei 2011
- Seleksi Tahap III: Dinamika Kelompok - TBC
- Tahap Nasional: Seleksi Berkas
- Untuk Program YES tambahan Seleksi Nasional.
Apakah harus fasih berbahasa Inggris supaya bisa lulus program ini?
Apakah harus menguasai salah satu kebudayaan daerah agar bisa terpilih?
Penguasaan kebudayaan daerah bisa menjadi nilai tambah untuk peserta seleksi, tetapi tidak diwajibkan. Tapi ada baiknya jika kalian menguasai salah satu bentuk kesenian tertentu agar bisa ditampilkan.
Program pertukaran pelajarnya ke mana saja? Kami ada 8 pilihan negara: Amerika Serikat, Jepang, Swiss, Jerman, Italia, Perancis, Norwegia, Belanda, dan Belgia. Untuk siswa akselerasi, pilihan negara hanya: Jerman, Jepang, Italia, Belgia, dan Belanda (referring ke Surat Pernyataan Akselerasi). FYI, kamu boleh memberi rekomendasi negara pilihan kamu saat telah menjadi kandidat, tetapi penempatan kamu di mana tergantung keputusan Dewan Juri Nasional dan kuota setiap negara.
Memang berapa yang terpilih untuk berangkat? Kuota setiap tahun berbeda dan ini ditentukan banyak hal. Tetapi, jumlah siswa yang diberangkatkan dari seluruh Chapter untuk semua program ada di kisaran 80-100 siswa per tahunnya.
Tunggu, ini pasti ada biayanya dong? Bina Antarbudaya adalah program nirlaba yang bergerak di bidang pertukaran budaya. Kami memastikan, bahwa siswa/siswi yang kami kirim merupakan siswa/i terbaik yang terpilih melalui seleksi, tanpa memandang latar belakang ekonominya. Dan siswa Indonesia yang layak berangkat datang dari berbagai keadaan ekonomi. Untuk saat ini biaya yang perlu kamu pikirkan hanyalah biaya pendaftaran Rp. 40.000,-. Beranikan diri kamu untuk mendaftar dan fokuskan diri untuk melewati setiap tahapan seleksi. Kalau kamu memang kandidat yang layak untuk berangkat, kami akan berusaha semampu kami agar kamu bisa berangkat walaupun ada keterbatasan biaya. Selama ini kami juga mencarikan sponsor dan melakukan subsidi silang dengan kandidat yang secara ekonomi lebih mampu.
Ah, tetap saja musti bayar kan, saya tidak akan mampu!It breaks our heart to see if financial situation hinder you from applying, cause we will never know what you've got if you don't apply. Sekali lagi, ikuti tahapan seleksi dan tunjukkan kepada kami kamu layak berangkat. Kakak-kakak returnee yang sudah ada, datang dari berbagai keterbatasan ekonomi dan mereka berhasil menunjukkan kemampuan mereka dan akhirnya berangkat:). Seneng kan, kalau itu terjadi:).
Memangnya tidak ada beasiswa? Program Bina Antarbudaya pada dasarnya adalah program beasiswa yang terbagi menjadi beasiswa parsial/ penuh. Di host country, host family dan sekolah melakukannya dengan sukarela.Kami memiliki berbagai sponsor untuk membantu pendanaan program ini dan memastikan siswa Indonesia bisa mengalami pengalaman antarbudaya. Sponsor kami datang dari berbagai perusahaan, individu, pemerintahan negara tujuan, dll.
Beasiswa yang ada apa saja?
- Program YES : disediakan oleh US State Department untuk negara dengan populasi muslim yang signifikan. Pemilihan dilakukan lewat seleksi di tingkat nasional bagi kandidat chapter yang telah dipilih.
- Telkomsel School Community(TSC)-AFS Scholarship: kandidat nasional yang adalah anggota TSC akan diajukan untuk menerima beasiswa ini. Kamu bisa mendaftar sebagai TSC dengan:Ketik "SEKOLAH
SCHOOL ID" dan kirim ke 4545 atau kirim identitas diri dan sekolah kamu melalui e-mail ke tsc@telkomsel.co.id
Apa saya bisa memilih lebih dari satu program? Bisa, seperti halnya pemilihan negara, kamu boleh memberikan rekomendasi program yang kamu inginkan, tetapi keputusan penempatan program bergantung kepada hasil tahapan seleksi dan rekomendasi tim juri. Program yang kami tawarkan di tahun ini:
- AFS: Program pertukaran pelajar selama 11 bulan ke sembilan negara: Amerika Serikat, Jepang, Jerman, Belanda, Swiss, Norwegia, Italia, Perancis, Belgia.Keberangkatan : Maret (Jepang) & Agustus / September (Eropa & A.S) ; Waktu Kedatangan:Februari(Jepang) & Juli (tahun berikutnya)
- The Kennedy-Lugar YES Program: Program beasiswa pertukaran pelajar dari US State Department bagi pelajar dari negara dengan populasi penduduk Muslim yang signifikan. Pelajar dari tingkat chapter akan melalui seleksi tambahan di tingkat nasional sebelum akhirnya terpilih dalam program ini. Selama 11 bulan siswa akan tinggal dan melalui kehidupan sebagai pelajar di berbagai negara bagian di Amerika Serikat dalam menjalani misi pemahaman budaya. Berangkat: Agustus, Kepulangan: Juli tahun berikutnya
- JENESYS Year Program: Program beasiswa dari Pemerintah Jepang melalui AFS Jepang yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kerjasama antara masyarakat Jepang dengan negara-negara di Asia Pasifik. Berangkat: Maret, Kepulangan: Februari.
Apa saja yang harus saya persiapkan untuk mendaftar?
Percaya atau tidak, tidak ada! Yang kamu harus persiapkan hanyalah keinginan yang kuat dan keberanian. Oh iya, kamu juga perlu membawa uang Rp,- untuk administrasi; tapi selain itu, simpan dulu semua piagam prestasi dan transkrip nilaimu. Langkah awal adalah datang ke kantor Bina Antarbudaya dan mengambil formulir pendaftaran. Di lembar cara pengisian formulir, kamu akan diberi tahu dokumen apa saja yang diperlukan pada saat pengembalian formulir. Jangan lupa untuk mengembalikan formulir tepat waktu!!
Oya, satu lagi, untuk tahun ini sistem pendaftarannya berubah. Denger-denger sih, tahun ini pendaftarannya online. Jadi, kayaknya, kita ambil formulir dan ngisinya online, terus kalau udah lengkap, kita bakal dapet kartu peserta dan setelah itu kartu pesertanya diprint buat dibawa pas seleksi. Katanya sih, tapi tunggu aja ya chapter Samarinda ngadain sosialisasi skitar bulan Februari-Maret. Selain itu, ditunggu aja info lebih lanjut di webnya Bina Antarbudaya sama web chapter Samarinda. (Umm, tapi webnya chapter Samarinda lagi maintenance, jadi ditunggu aja updatenya ya haha).
Lalu sekolah saya di sini?
Kami akan meminta kamu untuk mengajukan cuti sekolah bila sudah mendapatkan penempatan. AFS adalah school based program, tetapi bukan academic oriented program. Kami meminta setiap exchange student yang sudah menyelesaikan program dengan Bina Antarbudaya untuk kembali ke sekolah masing-masing dan meneruskan proses edukasi mereka sembari membagikan pembelajaran dan pemahaman budaya lewat keseharian di lingkungan terdekat termasuk sekolah.
Apa program ini diketahui oleh Dinas Pendidikan?
Ya. Tetapi karena Bina Antarbudaya adalah yayasan independen yang tidak tertaut dengan institusi mana pun. Kami secara resmi menginformasikan perihal program ini kepada Departemen Pendidikan Nasional karena program ini berbasis sekolah, sesuatu yang berhubungan erat dengan Depdiknas. Namun, dalam pelaksanaannya, program ini dilakukan secara independen.
Di manakah saya bisa mendaftar?
Kamu bisa mendaftar di chapter yang paling dekat dengan tempat tinggal / sekolah kamu. Saat ini Bina Antarbudaya memiliki 15 chapter yang tersebar di seluruh Indonesia. Untuk informasi chapter yang berada di dekat kota tempat tinggalmu, lihat website Bina Antarbudaya.
Untuk Bontang, kita ikut chapter Samarinda. Jadi, kalau seleksi, harus pergi ke Samarinda yaa!
For more information, jangan lupa follow :
Bina Antarbudaya :
FB : Bina Antarbudaya
Twitter : @binabud
Chapter Samarinda :
Twitter : @chaptersmd
Oke, kalau ada yang mau ditanyakan, monggo~
Label:
afs
Langganan:
Postingan (Atom)



